Koordinasi BKPSDM dan DINDIKBUD
1.jpg)
PURWOREJO – Pasca pelaksanaan pengisian dan mutasi kepala sekolah pada bulan lalu, terjadi perubahan komposisi tenaga pendidik di sejumlah sekolah, baik pada jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP). Perubahan tersebut dipengaruhi oleh adanya guru yang mendapatkan amanah baru sebagai kepala sekolah sehingga berdampak pada kebutuhan dan distribusi tenaga pendidik di sekolah asal. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purworejo bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DINDIKBUD) serta Bagian Organisasi melaksanakan koordinasi guna memetakan kembali komposisi sumber daya manusia pada masing-masing sekolah, khususnya sekolah yang sebelumnya ditinggalkan guru karena diangkat menjadi kepala sekolah. Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung pada Senin (18/5) di Ruang Konsultasi BKPSDM Kabupaten Purworejo dan dipimpin oleh Kepala Bidang Mutasi, Promosi, dan Pengembangan Kompetensi ASN BKPSDM Kabupaten Purworejo, Atanasius Wisnu Pradana, S.H. Melalui koordinasi ini, pemerintah daerah berupaya mengidentifikasi GAP atau kesenjangan kebutuhan sumber daya manusia pada satuan pendidikan agar dapat segera ditangani secara tepat. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah terjadinya ketimpangan beban kerja guru, termasuk kondisi kelebihan jam mengajar pada sekolah tertentu. Selain itu, hasil pemetaan nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan skema pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik, baik melalui pengadaan ASN, mutasi pegawai, maupun mekanisme lain yang sesuai dengan kebutuhan dan regulasi yang berlaku.







salmet
selamat pagi mau tanya kapan pemnumunan tentang tatacara pendaftaran dll akan di umumkan terima ...
View ArticleSupriyati
Mhn maaf mau tanya formasi cpns 2018 dan tatacara serta dokumen yg harus didiapkan apakah ...
View ArticleFatkhurochman Bagus Prasetyo
maaf mau tanya informasi lengkap terkait cpns kab. purworejo apakah sudah di upload di sscn? terima ...
View Article