Tak Hanya Memetakan, BKPSDM Purworejo Siapkan Strategi Mempertahankan Talenta ASN
.jpg)
PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten Purworejo terus memperkuat kesiapan implementasi manajemen talenta sebagai bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih objektif, terarah, dan berkelanjutan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah retensi talenta, yaitu upaya mempertahankan ASN yang memiliki kinerja, kompetensi, potensi, dan kualifikasi unggul agar tetap memberikan kontribusi optimal bagi organisasi. Dalam rangka mempersiapkan implementasi tersebut, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purworejo selaku leading sector pengelolaan manajemen talenta melaksanakan Rapat Koordinasi Retensi Talenta pada Rabu (7/10) di Aula BKPSDM Kabupaten Purworejo. Rapat koordinasi diikuti oleh unsur terkait di lingkungan internal BKPSDM Kabupaten Purworejo. Pembahasan difokuskan pada penyusunan konsep dan mekanisme retensi talenta yang nantinya dapat diterapkan dalam pengelolaan manajemen talenta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo.
Retensi talenta merupakan bagian penting dalam manajemen talenta. Setelah ASN yang memiliki potensi dan kinerja unggul berhasil diidentifikasi melalui proses pemetaan dan penilaian, organisasi perlu memastikan bahwa talenta tersebut dapat dipertahankan, dikembangkan, dan ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Retensi tidak semata-mata dimaknai sebagai upaya agar seorang ASN tetap berada dalam suatu perangkat daerah. Lebih luas, retensi talenta merupakan serangkaian strategi organisasi untuk menjaga keterikatan, motivasi, kinerja, dan keberlanjutan pengembangan karier ASN bertalenta. Dengan demikian, talenta yang telah dipetakan tidak hanya menjadi data dalam sistem, tetapi dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi. Beberapa aspek yang dapat menjadi bagian dari retensi talenta antara lain pengembangan kompetensi, perencanaan dan pengembangan karier, pemberian kesempatan untuk menduduki atau menjalankan peran yang sesuai dengan kompetensi dan potensinya, pengelolaan kinerja, pemberian penghargaan dan apresiasi, serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung. Strategi tersebut perlu disusun secara objektif dan terintegrasi dengan kebutuhan organisasi serta hasil pemetaan talenta.
Dalam konteks implementasi manajemen talenta melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) BKN, retensi menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan pengelolaan talenta berlangsung secara berkelanjutan. Data dan hasil pemetaan talenta dapat menjadi dasar bagi organisasi dalam menentukan langkah pengembangan dan mempertahankan ASN yang dinilai memiliki kontribusi strategis. Melalui rapat koordinasi ini, BKPSDM Kabupaten Purworejo melakukan inventarisasi dan pembahasan terhadap berbagai aspek yang perlu dipersiapkan dalam kebijakan retensi talenta. Hasil pembahasan selanjutnya akan menjadi bahan dalam penyusunan acuan retensi talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo. Dengan adanya acuan yang jelas, implementasi manajemen talenta diharapkan tidak berhenti pada proses identifikasi dan pemetaan ASN, tetapi berlanjut pada pengelolaan talenta secara menyeluruh. Pada akhirnya, manajemen talenta diharapkan mampu mendukung tersedianya ASN yang tepat, pada posisi yang tepat, dengan kompetensi yang sesuai, sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik bagi peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan publik di Kabupaten Purworejo.







salmet
selamat pagi mau tanya kapan pemnumunan tentang tatacara pendaftaran dll akan di umumkan terima ...
View ArticleSupriyati
Mhn maaf mau tanya formasi cpns 2018 dan tatacara serta dokumen yg harus didiapkan apakah ...
View ArticleFatkhurochman Bagus Prasetyo
maaf mau tanya informasi lengkap terkait cpns kab. purworejo apakah sudah di upload di sscn? terima ...
View Article